SEMINAR ILMIAH DAN MUSYAWARAH DAERAH TAHUN 2019 IPI DAERAH BALI

Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Daerah Bali menyelenggarakan Seminar Ilmiah dan Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2019  pada hari Kamis, 3 Oktober 2019 yang bertempat di BPSDM Provinsi Bali, Jl. Hayam Wuruk No. 152 Denpasar. Kegiatan yang mengambil tema “Pustakawan Berkarya Membagi Pengetahuan untuk Kesejahteraan” ini mempunyai agenda utama pemilihan pengurus baru periode 2019 – 2021 serta seminar ilmiah yang menampilkan narasumber Dr. Made Hery Wihardika Griadhi,SH,M.SI (Perpustakaan Universitas Pendidikan Ganesha)  dan Ir. Nengah Jago, M.Si. ( Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali).

Menurut Ketua IPI Daerah Bali Albiner Silaen, SE., seminar dan musda ini diharapkan akan dapat meningkatkan koordinasi, penyamaan visi, serta meningkatkan wawasan, intelektualitas dan profesionalisme pustakawan dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi global. Seminar Ilmiah dan Musda ini dimaknai sebagai upaya mewujudkan perpustakaan berbasis inklusi sosial dan menjadi bagian dalam mensejahterakan masyarakat. Ini sejalan dengan ikhtiar pemerintah memasukkan perpustakaan sebagai program prioritas nasional satu sebagai upaya mensejahterakan masyarakat melalui layanannya yang berbasis inklusi sosial.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali, Luh Putu Haryani, SE., MM, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan melalui kesempatan yang baik ini pustakawan diminta peran aktifnya dalam meningkatkan kegemaran membaca masyarakat, meningkatkan keterampilan masyarakat turut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Artinya Keterampilan masyarakat diperoleh dari kegemaran membaca. Kebutuhan membaca masyarakat disesuaikan dengan local content. Dari keaktifan membaca akan memunculkan keterampilan. Di tambah lagi dengan workshop-workshop atau seminar yang digelar berkelanjutan. Sehingga dari hasil keterampilan yang menghasilkan dapat memperbaiki tingkat kesejahteraan masyarakat.

Luh Putu Haryani, SE., MM, menegaskan Pustakawan di masa kini harus menghasilkan inovasi dan kreatifitas menyajikan informasi serta pelayanan yang sesuai dengan kebiasaan masyarakat milenial. Inovasi yang dibuat pustakawan wajib dirasakan langsung oleh masyarakat. Hal ini tak lepas dari perkembangan Iptek yang memberikan dampak signifikan di pelbagai sektor kehidupan, termasuk perpustakaan. Apalagi perpustakaan berperan sebagai garda terdepan dalam penyediaan informasi yang kredibel bagi masyarakat. Maka dari itu, perpustakaan dengan segala kemampuannya harus bertransformasi memberikan layanan informasi berbasis inklusi sosial yang dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan. Hal ini akan mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber informasi yang berguna dalam peningkatan kesejahteraannya.

Dalam Seminar Ilmiah dan Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2019  yang dihadiri kurang lebih 150 orang pustakawan ini sepakat menghasilkan nama Drs. I Wayan Tunjung sebagai Ketua IPI Daerah Bali periode 2019 – 2021.Selamat atas pelantikannya dan semoga sukses dalam mengemban tugas baru, selamat bekerja.

Share