PENGUATAN BUDAYA LITERASI MELALUI INOVASI LAYANAN PERPUSTAKAAN

Dalam rangka mendukung program literasi untuk kesejahteraan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) antara Pustakawan dan Pengelola Perpustakaan Perguruan Tinggi Kabupaten/Kota se-Bali dengan tema “Penguatan Budaya Literasi Melalui Layanan Perpustakaan Mewujudkan Bali Era Baru”. Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali, pelaksanaan kegiatan sosialisasi bersumber dari dana APBD dan bantuan dari perangkat daerah terkait yaitu Bappeda Provinsi Bali. Dengan panitia dari ASN dan Non ASN Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali yang dibentuk untuk melaksanakan dan mendukung kegiatan ini

Dalam sambutan Plt. Kepala Dinas Menyampaikan tujuan dari kegiatan FGD ini bertujuan untuk membahas bagaimana inovasi yang dilakukan untuk pengembangan layanan perpustakaan di era digital dan mengharapkan agar dapat bersinergi dengan Perguruan Tinggi di Kab/Kota se-Bali dalam pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial untuk kesejahteraan masyarakat.

Saat ini fasilitas layanan yang dimiliki antara lain:
I.FASILITAS LAYANAN
a.Layanan Umum
b.Layanan Koran
c.Layanan anak
d.Layanan Referensi
e.Layanan Story Telling
f.Layanan Perpustakaan Keliling

Terobosan baru adalah:
1.POJOK BACA DIGITAL pada tempat-tempat pelayanan publik (Bantuan dari Perpusnas tetapi Perpustakaan Provinsi yang mengusulkan)
2.APLIKASI E-BOOK PUSTAKA AMBARALAYA yang bisa diakses di android/ios melalui playstore/appstore. Rencana kedepan: Melayani peminjaman buku terhadap pemustaka bekerjasama dengan ojek online melalui go-Send.

II.KERJASAMA
a.Kerjasama dengan Perguruan Tinggi melalui MOU dan Nota Kesepakatan Bersama (seperti slide) dengan menempatkan mahasiswa KKN ke desa-desa untuk mendukung program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial (perlu ditambahkan dalam MOU berbasis inklusi sosial).
b.LTPS (Layanan Terpadu Perpustakaan Sekolah) bekerjasama dengan SMA/SMK Kab/Kota se-Bali (berupa pemberian peminjaman bantuan buku bacaan)

III.PENINGKATAN SDM
Dalam hal peningkatan SDM dari segi INTERNAL dilakukan melalui :
1.Peningkatan pengelola Perpustakaan berbasis IT (melalui bimbingan penginputan Inlislite untuk pustakawan dan bimtek tenaga pengelola perpustakaan
2.Pemilihan pustakawan berprestasi (foto ada pada slide )
3.Pembinaan tenaga pengelola perpustakaan (ke Perpustakaan Sekolah SMA/SMK yang ada di 9 kab/kota se Bali)
Sedangkan dari segi EKSTERNAL diupayakan melalui Inklusi sosial.

Pendekatan inklusif memandang perpustakaan merupakan sub sistem sosial dalam sistem kemasyarakatan. Untuk itu, perpustakaan harus dirancang agar memiliki nilai kebermanfaatan yang tinggi di masyarakat. Melalui pendekatan inklusif perpustakaan umum mampu menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk memperoleh solusi, dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan. Tujuan Umum Program adalah Terciptanya Masyarakat Sejahtera Melalui Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

Tujuan khusus Program:
1) Meningkatkan Kualitas Layanan Perpustakaan.
2) Meningkatkan Penggunaan Layanan oleh Masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
3) Membangun komitmen dan dukungan stakeholder untuk transformasi Perpustakaan yang berkelanjutan.

Kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain:
a. Workshop Menulis Kreatif
b. Pelatihan Mendongeng
c. Workshop Pembelajaran Jarak Jauh
d. Rapat sinergi dengan perpustakaan terkait

Rencana kegiatan yang akan dilaksanakan:
a. Monitoring ke perpustakaan kabupaten mitra program (Badung, Tabanan, Klungkung)
b. Replikasi Mandiri ke desa-desa yang belum menjadi penerima manfaat dari Perpusnas

Sebagai Narasumber mendatangkan Bapak Rudi Hernanda Pustakawan Ahli Madya Perpusnas RI dengan materi “Penguatan Budaya Literasi Melalui Layanan  Perpustakaan“. Dapat disampaikan beberapa point :

a. Perpusnas tahun lalu melakukan kerja sama dengan tim riset untuk melihat tingkat kegemaran membaca masyarakat. Indikatornya dilihat dari frekuensi membaca, durasi dan jumlah buku yang dibaca. Sampling diambil secara nasional di 34 provinsi dan 100 kabupaten/ kota dan dengan 100 responden. Hasil kajian menunjukkan bahwa frekuensi membaca Indonesia sebanyak 4x seminggu dengan durasi membaca 1 jam 36 menit dan jumlah buku yang dibaca 2 buku per 3 bulan. Dari hasil survei dunia Indonesia berada di peringkat 16 untuk gemar membaca. Bali sudah masuk peringkat sedang secara nasional dengan indikator tingkat kegemaran membaca.

b. Dampak dalam layanan Perpustakaan ketika dipersepsikan perpustakaan adalah Gudang Ilmu yaitu kurang ramah, kurang maksimal, kurang perduli serta dijadikan tempat hukuman. Mengapa Perpustakaan itu penting? Karena Perpustakaan adalah Rumah Peradaban Bangsa.

c. Layanan yang diberikan Perpusnas kepada masyarakat melalui pendaftaran keanggotaan secara online dan offline, Aplikasi ipusnas.id, Jejaring Perpustakaan (Indonesia One Search), e-resources, Layanan ISBN (international standard book number), layanan penyerahan karya elektronik online (e-deposit). Perpusnas juga menjalin kerjasama dengan tujuan pengembangan dan pembinaan, tenaga perpustakaan, implementasi kebijakan dan penguatan sistem yang diterjemahkan dengan MOU dan PKS.

d. Gedung Perpustakaan terintegrasi sebagai pusat peradaban. Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (PILM) yaitu pengukuhan Bunda Literasi, MOU, Peluncuran Pojok Baca, Pocadi dll, bantuan pembangunan gedung, renovasi, fasilitas dll dan talk show. Inklusi sosial secara objektif bisa diimplementasikan kepada masyarakat.

e. Masukan dari Kelompok Ahli Gubernur dan Pengelola Perpustakaan Perguruan Tinggi agar perpustakaan tidak lagi dipandang sebelah mata karena perpustakaan merupakan rumah peradaban bangsa, tingkat kecerdasan anak bangsa dilihat dari seberapa banyak karya cipta yang disimpan di perpustakaan.  Terlaksananya kegiatan ini diharapkan kedepan perpustakaan dapat meningkatkan kualitas dan meningkatkan kerjasama dengan perguruan tinggi dalam memberikan layanan kepada masyarakat dengan meningkatkan literasi  berbasis inklusi sosial untuk kesejahteraan.

Share